Jember (beritajatim.com) - Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Jember memamerkan mobil listrik Titen GX-3, di halaman kantor Rektorat, Selasa. Pembantu Rektor III ketagihan berkendara mobil ini.
Mobil listrik ini hasil karya empat mahasiswa, yakni Andri Arif (jurusan Teknik Mesin semester 7), Aditya Wahyu (Teknik Mesin Semester 7), Muhtada Faizun (Teknik Mesin Semester 5), dan Widya Setiawan (Teknik Elektro Semster 5).
Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unej, Andang Subaharianto, mencoba mengendarai mobil ini. "Saya mencoba berkali-kali dan ketagihan. Mobil listrik tidak bising. Tadi saya rasakan seperti tidak ada suara apa-apa, seperti tidak ada getaran apa-apa, kecuali yang timbul karena getaran roda," katanya tersenyum.
Titen GX-3 memang sudah membuktikan diri sebagai inovasi handal di Kompetisi Mobil Listrik Indonesia III, di Politeknik Negeri Bandung, 23 Oktober kemarin. Mobil ini menjadi juara kedua, di bawah Electric Vehicle Odissey Universitas Negeri Yogyakarta, dan di atas Speeder II Revolution bikinan mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta.
Titen GX-3 mendapat nilai memuaskan dalam lima kriteria, yakni percepatan mobil, pengereman, tanjakan, efisiensi energi, dan kecepatan kendaraan. "Kita terutama unggul di kategori akselerasi," kata Nur Khoyim, salah satu pembina empat mahasiswa tersebut.
Menurut Nur Khoyim, Titen GX-3 memiliki keunggulan ramah lingkungan dan energinya mudah didapat. Daya mobil ini mencapai 500 watt, dan memiliki kecepatan maksimum 40 kilometer per jam. Mobil ini dibuat dengan biaya Rp 30 juta.
Andang memuji hasil kerja keras para mahasiswa Fakultas Teknik ini. Ia yakin, jika potensi para mahasiswa tetsebut difasilitasi, maka akan bisa berkembang lebih baik lagi. "Siapa tahu ini bisa dikembangkan lagi untuk menjadi sebuah industri," katanya.
Berikutnya, para mahasiswa itu ingin mengikutsertakan Titen GX-3 dalam kompetisi internasional di Jepang, Singapura, dan Malaysia. "Kita upayakan supaya mimpi besar tadi menjadi kenyataan. Banyak hal yang harus disempurnakan untuk tampil di ajang internasional. Menurut pembina kemarin, kalau kita mau tampil di ajang internasional, hasil kita capai kurang beberapa digit. Kalau itu kita sempurnakan, teman-teman yakin kita mampu memenuhi standar," kata Andang.







0 comments:
Posting Komentar