Pages

Labels

Sabtu, 10 September 2011

Banjir di Amerika Terparah Dalam 40 Tahun Menewaskan 5 orang

Pennsylvania - Beberapa negara bagian Amerika Serikat dilanda banjir akibat curah hujan yang tinggi. Banjir tersebut merupakan banjir terparah dalam kurun waktu hampir 40 tahun terakhir. Atau tepatnya setelah banjir akibat hujan lebat dari Topan Agnes pada tahun 1972 silam.

Banjir di Virginia, Maryland, New York dan Pennsylvania tersebut disebabkan oleh hujan deras yang turun terus-menerus sebagai akibat sisa-sisa badai tropis Lee, yang beberapa hari lalu menerjang wilayah Pantai Teluk. Lebih dari 130 ribu orang telah dievakuasi akibat banjir tersebut.

Menurut otoritas setempat seperti dilansir The New York Times, Jumat (9/9/2011), dengan adanya banjir ini berarti setidaknya 11 orang telah tewas sejak badai Lee melanda pekan lalu. Mereka adalah empat orang yang tewas akibat banjir di Pennsylvania tengah, dua orang yang tewas di Virginia Utara, satu orang yang tewas di Maryland dan empat orang lainnya yang tewas pekan lalu ketika badai Lee menerjang wilayah AS bagian selatan.

Beberapa daerah di Maryland, New York dan Pennsylvania mendapatkan curah hujan yang sangat tinggi.
"Beberapa daerah itu menerima jumlah curah hujan yang sangat tinggi," kata ahli meteorologi Bob Oravec dari Dinas Cuaca Nasional di Camp Springs, Maryland.

Kota-kota di sepanjang Sungai Susquehanna seperti Kota Binghamton, New York dan Kota Wilkes-Barre, Pennsylvania termasuk yang paling parah dilanda banjir. Menurut badan Dinas Cuaca Nasional, peringatan banjir juga diberlakukan di sebagian Massachusetts dan Washington, D.C.
Banjir yang melanda Amerika Serikat bagian timur telah menelan korban jiwa. Sejauh ini, lima orang dilaporkan tewas akibat banjir yang melanda sejumlah negara bagian AS itu. Banjir di Virginia, Maryland, New York dan Pennsylvania itu disebabkan oleh hujan deras yang turun terus-menerus sebagai akibat sisa-sisa badai tropis Lee yang beberapa hari lalu menerjang wilayah Pantai Teluk.
Menurut badan Dinas Cuaca Nasional AS, peringatan banjir juga diberlakukan di sebagian Massachusetts dan Washington, D.C. Sejauh ini, lebih dari 130 ribu orang telah dievakuasi akibat banjir ini. Di Pennsylvania misalnya, sekitar 65 ribu orang telah dievakuasi dari wilayah Wilkes-Barre dan sekitar 35 ribu orang lainnya telah diungsikan dari daerah-daerah sekitarnya. Setidaknya lima orang tewas di Pennsylvania dan Virginia. Kelima korban tewas termasuk seorang anak laki-laki berumur 12 tahun yang terseret arus banjir di halaman belakang rumahnya di Fairfax County, Virginia. "Air meluap begitu cepat dan sangat tiba-tiba. Itu mengerikan," kata juru bicara Kepolisian Fairfax County, Lucy Caldwell seperti dilansir Reuters, Jumat (9/9/2011).

Di New York, evakuasi warga diperintahkan untuk sekitar 20 ribu jiwa di Binghamton. Evakuasi warga juga diperintahkan di kota-kota lain seperti Broome County, dekat perbatasan Pennsylvania border, serta Kota Schenectady dan Schoharie. Pemerintah Maryland juga memerintahkan penduduk di sejumlah kota untuk mengungsi termasuk di Kota Havre de Grace yang berpopulasi sekitar 11 ribu jiwa.

Sumber: vivanews.com

0 comments:

Posting Komentar